Perahu Kertas

Jadi kemarin, atau lusa kemarin, mungkin ya, ah lupa, aku nonton Perahu Kertas yang lagi nge-hits banget. Dan sebelumnya aku udah baca bukunya yang dibuat dee. Dan menurut aku walaupun plotnya “chessy love stories” tapi dee ini pintar membuat rangkaian kata yang bikin ga “chessy”, dan malah menarik serta bikin yang bacanya geregetan. Nah waktu tau ada filmnya, ya heboh lah. Tapi waktu nonton ya rada kecoa, ya kecoa sih. Dan kata dee di akun twitternya @deelestari.

Ttg #PerahuKertas, pujian bertebaran, kritik jg bertebaran. Jgn percaya2 amat dua2nya. Nonton dan buktikan sdr. Tak ada review yg lbh benar. -@deelestari

Nah biar netral, aku ngasih tau keduanya ya;

Pujian untuk akting Maudy Ayunda, meski di awal film terlihat canggung dan kaku, ya tapi di tengah film sisi “kugy” nya mulai hadir. Soundtrack dan music scorenya yang sangat cocok dengan filmnya. 

Kritik untuk plot yang loncat-loncat, dan mungkin untuk yang baca bukunya duluan jadi mikir gini “eh, ko gini? bukannya harusnya ini? harusnya kan kaya gini dulu..”. Detailnya juga gaada, dan kurang menyentuh seperti bukunya *eisshh tajem. Dan jadi lebih mirip kaya ftv *tajem>  

Untuk keseluruhan sih tidak sebagus bukunya, tapi terpisah dari keterkaitan dengan bukunya, film ini bagus. 

Untuk buku dee satu-satunya yang (memungkinkan) difilmkan ya kecewa.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: